Home > News-Berita > Investree telah salurkan pinjaman Rp 200 miliar

Investree telah salurkan pinjaman Rp 200 miliar

JAKARTA. Tren penyaluran pinjaman PT Investree Radika Jaya, penyedia jasa fintech peer to peer lending (P2P) kian melesat. Catatan perusahaan yang telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Mei 2017 ini sudah menyalurkan pinjaman separuh dari target akhir tahun.

Co-Founder dan CEO Investree Adrian Gunadi menyebut, hingga semester I-2017 ini pihaknya sudah menyalurkan pinjaman hingga Rp 200 miliar. Sedangkan, jika dibandingkan dengan perolehan periode yang sama tahun lalu tercatat baru mencapai Rp 4 miliar.

Hingga tutup tahun, Investree menargetkan bisa menyalurkan pinjaman Rp 400 miliar. Nominal tersebut naik 700% dibandingkan realisasi Desember tahun lalu sebesar Rp 50 miliar.

“Setiap bulannya memang selalu bertambah Rp 30 miliar. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai, bahkan melampaui,” imbuhnya ke KONTAN, akhir pekan lalu.

Hitungan Adrian, jika per bulannya Investree mengantongi penambahan pinjaman sebesar Rp 30 miliar dikalikan dengan enam bulan lagi di sisa tahun ini, maka secara otomatis Investree bisa menyalurkan pinjaman hingga Rp 180 miliar.

“Per bulan banyak eskisting nasabah kita masuk lagi jadi memang kombinasi dari nasabah baru dengan nasabah lama. Belum lagi ada beberapa potensi kerjasama yang sedang kita kembangkan, ini salah satu mekanisme kami untuk mengembangkan pasar” kata Adrian.

Saat ini, kontribusi utama peminjam berasal dari Jabodetabek sebesar 90%. Selain fokus utama pasar Investree di pulau Jawa, tahun depan pihaknya sedang berencana untuk mengembangkan jangkauan pasar di luar pulau Jawa.

“Sambil fokus ke produk baru, kami juga sedang bersiap untuk ekspansi ke Vietnam,” ungkapnya.

Asal tahu saja, Investree telah menyalurkan pinjaman ke 700 perusaahan yang tersebar di berbagai wilayah. Sedang, pinjaman dari ritel telah mencapai 200 karyawan.


Source link

About admin

Check Also

Cara Bea Cukai tertibkan impor ilegal

JAKARTA. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemkeu) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *