Home > News-Berita > Investasi penunjang migas semester I minim

Investasi penunjang migas semester I minim

JAKARTA. Sektor hulu migas yang masih lesu juga berdampak signifikan bagi sektor penunjang migas. Tidak heran jika investasi untuk perusahaan jasa penunjang migas pun minim.

Seperti anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang jasa penunjang, PT Elnusa Tbk (ELSA) pada semester 1 2017 baru menguncurkan dana sebesar Rp 173 miliar untuk belanja modal alias capital expenditure (capex).

Corporate Secretary PT Elnusa, Fajriyah Usman bilang, dana tersebut digunakan untuk membeli peralatan misalnya untuk kebutuhan pekerjaan workover atau mengganti peralatan yang rusak atau hilang.

Fajriyah bilang industri jasa penunjang masih kesulitan untuk melakukan investasi. Pasalnya belum ada proyek-proyek migas baru yang berjalan. Dengan kondisi hulu migas saat ini pun membuat tidak ada kepastian imbal hasil atau pendapatan bagi industri jasa penunjang jika melakukan investasi. 

“Untuk itu ELSA lebih memilih untuk utilitas peralatan yang ada terlebih dahulu ketimbang melakukan investasi,”jelas Fajriyah ke KONTAN pada Rabu (12/7).

Hal senada juga diungkapkan oleh Untung Haryono, Direktur Administrasi dan Keuangan PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Sepanjang tahun ini perseroan ini belum menganggarkan capex. Pasalnya industri migas yang lesu ditambah restrukturisasi utang yang harus dijalankan justru harus membuat PKPK melakukan efisiensi.

Caranya dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan lainnya membentuk konsorsium atau joint venture ketika mengikutin lelang atau mememenangi lelang proyek migas. Dengan cara ini, PKPK tidak perlu lagi mengeluarkan investasi untuk menbeli peralatan baru. “Dengan cara ini kami bisa menekan biaya,” ujar Untung.

 


Source link

About admin

Check Also

Cara Bea Cukai tertibkan impor ilegal

JAKARTA. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemkeu) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *